RSS

Arsip Tag: Automatic Storage Management (ASM) pada Oracle

Automatic Storage Management (ASM)

Hari Kamis pukul 18.30 Waktu nya kuliah di Ruang KSR. Nunggu dan nunggu yang semuala HP ku sepi kini berbunyi, ku baca ternyata sms dari temen kalau Kuliah ditiadakan tapi diberi tugas. yah Mencari tentang Apa itu ASM. Kucari dan kucari ku oprek dan ku oprek sampai kepala jadi sobek (nganyal hehe) Bahkan Ku cari di KITAP SUCI Oracle Buatannya ROHMAD.NET tidak ada. yah gimana lagi harus searching semangat bangun pagi…
dan tha tha ini hasilnya. semoga benar…

ASM lebih ke redudensi data agar tidak terlalu banyak, mengamankan data agar tidak terjadi duplikasi data yang gak dipakai alias seperlu nya saja.

langsung ini hasil pencarian dari mbah google..<<<<< Terimakasih mbah GOOGLE…qm punya pahala yang banyak hehe.

 

NAMA : IKA NUR DIANTIKA

NIM : E3110358

KELAS : MIF B

 

MATA KULIAH : ADMIN. BD

AUTOMATIC STORAGE MANAGEMENT (ASM)

1. Pengertian Automatic Storage Management (ASM)

ASM Oracle 10g memiliki banyak fitur yang menguntungkan, merupakan revolusi dari versi sebelumnya yaitu Oracle 9i dan 8i. Automatic Storage Management (ASM) yang dimiliki oleh Oracle 10g ini dapat meningkatkan kemampuan dalam memanajemen dan menkonsolidasikan antar data dalam basis data/ database. Oracle 10g merupakan DBMS yang mampu mengoptimalisasikan tugas-tugas dalam database, Oracle 10g di sini mengidentifikasikan dari teknologi grid computing. Fungsi dasar dari ASM adalah melakukan manajemen penyimpanan data pada storage dengan mendefinisikan storage berdasarkan grup-grup tertentu untuk mengurangi adanya redundansi data, khususnya ketika seorang DBA melakukan penyimpanan data. Real Aplication Cluster (RAC), merupakan komponen dari Oracle 10g yang senantiasa membantu penyederhanaan dan pengoptimasisasian dalam menajemen file database yang dilakukan oleh ASM. RAC dapat juga digunakan oleh sistem database untuk mendukung implementasi across multiple server.

clip_image004

Gambar 1. Configurasi ASM

Dengan adanya ASM, kita tidak perlu lebih ekstra dalam menyediakan sumber penyimpanan data dalam manajemen basisdata. Kecerdasan ASM’s memungkinkan pengunaan triple data protection, suatu teknologi yang memberikan 3 pilihan konfigurasi ASM dalam memanajemen basisdata, yaitu:

1.High

2.Normal

3.Eksternal

ASM berkerja di wilayah kluster sehingga memungkinkan penanganan instan ASM per kliendalam instan database. Untuk mengoptimalisasikan kemampuan dan manajemen, instan ASM dapat di installisasi diantara parameter ORACLE_HOME yaitu di ASM_HOME.ASM juga meningkatkan performa I/O, file database dapat didistribusikan silang antara device yang sedang aktif sehingga dapat mengembalikan keseimbangan dan menjaga kinerjadari database. Kemampuan ASM dalam meningkatkan kemampuan dalam memanajemen  basisdata dapat terlihat dari adanya duplikasi data sebagaimana backup data yang dilakukan dalam recovery. Untuk menyiapkan hardisk agar dapat dilakukannya konfigurasi ASM pada waktu instalisasi Oracle, khsusnya melalui OS Windows NT, setidaknya ada 2 point penting yang mesti diperhatikan, yaitu:

1. Investigasi kondisi space yang ada dalam hardisk .

2. Gunakan fasilitas partisi disk (DISKPART.EXE) .untuk membuat partisi dengan type primary dan size yang dibutuhkan Sebagai contoh

clip_image005

Gambar 2. Partisi type primary dan size

clip_image007

Gambar 3. List Volume

2. Manfaat Automatic Storage Management (ASM)

Automatic Storage Management (ASM) yang dimiliki oleh Oracle 10g ini dapat meningkatkan kemampuan dalam memanajemen dan menkonsolidasikan antar data dalam basis data/ database.

clip_image009

Fungsi dari Automatic Storage Management (ASM)

Melakukan manajemen penyimpanan data pada storage dengan mendefinisikan storage berdasarkan grup-grup tertentu untuk mengurangi adanya redundansi data, khususnya ketika seorang DBA melakukan penyimpanan data. Automatic Storage Management (ASM) menyediakan fungsionalitas sebagai berikut:

* Mengatur kelompok disk, disebut disk group.

* Mengelola disk redundansi dalam suatu disk group.

* Menyediakan dekat-optimal I / O menyeimbangkan tanpa tuning manual.

* Memungkinkan manajemen objek database tanpa menyebutkan mount point dan nama file.

* Mendukung file ukuran besar.

 

Semoga Bermanfaat.

SUMBER

http://www.scribd.com/doc/54030161/ASM

http://14i14.wordpress.com/category/dba/

 

Tag: , , , , , , , , ,