RSS

Arsip Kategori: Sistem Informasi Akuntansi

CONTEXT DIAGRAM Sistem Informasi Akuntansi Tembez Keripik Tela Balado

Melanjutkan program kerja yang sudah dibuat yaitu dokument Flowchart maka langkah selanjutnya membuat context diagram… seperti bagan berikut.

CONTEXT DIAGRAM

clip_image002

Keterangan :

Pembuatan context diagram dapat dilihat pada gambar di atas mewakili proses dari keseluruhan sistem. Dalam context diagram ini terdapat 2 bagian, yaitu pemilik dan akuntan. Context diagram pada bagian akuntan menggambarkan proses memasukkan data pengeluaran kas non usaha, data pemasukan kas non usaha, data pembelian, data penjualan, data akun, data barang, data supplier, data user, dan data pelanggan. Sedangkan context diagram pada bagian pemilik menggambarkan proses output menerima laporan keuangan dari Sistem Informasi Tembez Keripik Tela Balado.

DFD (DATA FLOW DIAGRAM)

clip_image004

Keterangan :

Dalam DFD Level 0 tersebut terdapat dua entity yaitu Akuntan dan Pemilik Usaha Tembez Keripik Tela Balado itu sendiri. Sedangkan proses-proses yang terdapat dalam DFD Level 0 diatas adalah pada bagian Akuntan yang bertugas untuk Proses Mengisi Data Akun, Proses Mengisi Data User, Proses Mengisi Data Suplier, Porses Mengisi Data Pembelian, Proses Mengisi Data Pelanggan, Proses Mengisi Data Penjualan, Proses Mengisi Data Barang, Proses Mengisi Data Pengeluaran Kas Non Usaha, Proses Mengisi Data Pemasukan Kas Non Usaha, Proses Pembuatan Jurnal, dan Proses Pembuatan Buku Besar.

Penjelasan mengenai proses-proses tersebut diatas adalah sebagai berikut :

1. Proses Mengisi Data Akun, Akuntan memberikan inputan berupa data-data akun yang kemudian disimpan dalam database Data Akun, dimana nantinya data akun ini akan digunakan dalam proses mengisi data jurnal.

2. Proses Mengisi Data User, Akuntan memberikan inputan berupa data-data user yang kemudian disimpan dalam suatu database yaitu database Data User.

3. Proses Mengisi Data Suplier, Akuntan memberikan inputan berupa data-data suplier yang kemudian disimpan dalam database Data Suplier.

4. Proses Mengisi Data Pembelian, Akuntan memberikan inputan berupa data-data pembelian yang kemudian disimpan dalam database Data Pembelian, dimana nantinya data pembelian ini akan digunakan dalam proses mengisi data jurnal.

5. Proses Mengisi Data Pelanggan, Akuntan memberikan inputan berupa data-data pelanggan, dimana data-data tersebut disimpan dalam suatu database yaitu database Data Pelanggan.

6. Proses Mengisi Data Penjualan, Akuntan memberikan inputan berupa data-data penjualan atau data-data transaksi yang telah terjadi yang kemudian disimpan dalam database Data Penjualan, dimana nantinya data penjualan ini akan digunakan dalam proses mengisi data jurnal.

7. Proses Mengisi Data Barang, Akuntan memberikan inputan berupa data-data barang, dimana data-data tersebut disimpan dalam suatu database yaitu database Data Barang.

8. Proses Mengisi Data Pengeluaran Kas Non Usaha, Akuntan memberikan inputan berupa data-data pengeluaran kas yang kemudian disimpan dalm database Data Kas, dimana nantinya data pengeluaran kas non usaha ini akan digunakan dalam proses mengisi data jurnal.

9. Proses Mengisi Data Pemasukan Kas Non Usaha, Akuntan memberikan suatu inputan yang berupa data-data pemasukan kas yang kemudian disimpan dalam database yang sama yaitu database Data Kas, dimana nantinya data pemasukan Kas Non Usaha ini akan digunakan dalam proses mengisi data jurnal.

10. Proses Pembuatan Jurnal, Akuntan memberikan inputan berupa data akun yang diambil dari database Data Akun dalam Proses Mengisi data Akun, data pembelian yang diambil dari database Data Pembelian dalam Proses Mengisi data Pembelian, data penjualan yang diambil dari database Data Penjualan dalam Proses Mengisi data Penjualan, dan data kas yang diambil dari database Data Kas dalam Proses Mengisi Data Pengeluaran Kas Non Usaha dan Pemasukan Kas Non Usaha. Kemudian data-data tersebut diolah menjadi sebuah jurnal yang disimpan dalam suatu database yaitu database Jurnal.

11. Proses Pembuatan Buku Besar, Akuntan menginputkan data jurnal yang telah disimpan di dalam database Jurnal untuk diproses menjadi buku besar dan menghasilkan output berupa laporan keuangan yang akan diberikan kepada pemilik.

Bersambung

 

Tag: , , ,

Dokument Flowchart Tembez Keripik Tela Balado

image

Keterangan :

SISTEM INFORMASI AKUTANS UNTUK USAHA TEMBEZ KERIPIK TELA BALADO.

Proses untuk Diagram Flowchart yang terdapat di dalam usaha Tembez Keripik Tela Balado memiliki sub bagian yang memilik tanggung jawab masing-masing. Yang setiap sub bagian akan saling bertanggung jawab dan saling terkait dengan sub bagian lainnya. Sub bagian tersebut meliputi Bagian Pembelian Barang, Kasir, Akuntan, Pemilik. Proses untuk setiap sub bagiannya adalah :

A. Bagian Pembelian Barang

1. Bagian pembelian barang yang memiliki nota pembelian dari suplier. Pembelian barang memiliki nota sebagai barang buktri transaksi pembelian bahan baku keripik tela.

B. Kasir

2. Pada sub bagian kasir memiliki tanggung jawab untuk input data penjualan produk. Penjualan yang sudah diproses sehingga perlu input data untuk kepeluan laporan rugi laba.

3. Data penjualan yang sudah diinput akan disimpan dalam proses kumputerisasi dalam bentuk database, yang dapat diolah dan diproses untuk langkah selanjutnya.

4. Data disimpan.

5. Data yang sudah disimpan diolah kembali oleh sub bagian Akuntan

C. Akuntan

6. Awal Akuntan akan memproses data pembelian bahan baku beserta data penjualan produk yang sudah di inputkan oleh sub bagian Pembelian Barang dan sub bagian Kasir.

7. Laporan yang di terima kan di inputkan dalam proses komputerisasi dan disimpan dalam bentuk database yang akan diolah kembali untuk langkah selanjutnya.

8. Setalah data pembelian dan penjualan di proses oleh sub bagian akuntasi selanjutnya adalah melakukan proses pembuatan jurnal.

9. Proses pengolahan pembelian dan penjualan yang dilakukan secara komputerisasi.

10. Penyimpanan data yang sudah di proses

11. Jurnal yang sudah di proses dan simpan dalam bentuk database.

12. Setelah pembuatan dan penyimpanan penjualan dan pembelian maka langkah selanjutnya pembuatan Jurnal. Prosesnya meliputi input data-data yang dibutuhkan dalam pembuatan Jurnal.

13. Proses pengolahan jurnal yang diinputkan secara komputerisasi

14. Data Jurnal yang sudah disimpan setelah proses pengerjaan.

D. Pemilik

15. Pemilik merupakan sub bagian yang bertugas untuk mengecek dan melihat laporan keuangan yang sudah dibuat oleh sub bagian Akuntan. Laporan yang dibuat berupa dokument berserta file yang terdapat dalam sistem informasi.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 6 April 2012 in Sistem Informasi Akuntansi

 

Tag: , , ,