RSS

Penantian Pendamping Hati

21 Des


Ketika sang debar hati menampakkan diri
Seperti musafir yang mendapat setetes air kehidupan
Menelaah memandang langit seakan mau menelannya
Bermimpi terbang ke langit
Berharap kan jatuh diatas awan

Sekian lama menunggu
Menanti tanpa harap
Ditemani doa-doa kupanjatkan
Menghapus semua panantian
Berharap menemukan sebelah hati
Telah lama berpisah
Wahai pendamping hati
Tenangkan hati ini
Tuntunlah ke jalan-Nya
Sirami kegersangan ini dengan ajaranmu
Biarkan sisa hidup ini untuk mengabdi padamu dan pada-Nya
Hingga sang Roh terlepas dalam raga……

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Desember 2011 in Ungkapan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: