RSS

Rasaku Salah

16 Des

Ketika malam datang
Pemilik hati tak bertuan
Hanya bisa melebarkan angan
Menandakan jemari tangan

Tetes air mata jatuh
Hingga perpuluh-puluh
Hati ini bergetar rapuh
Menahan rindu yang kian membendung

Wahai malam
Kau saksinya
Setiap malam aku menagis karena-Nya
Semua karena salahku
Gundukan dosaku
Seperti gunung es yang terus membeku
Aku akan tetap disini
Hingga dinginnya malam membekukan ragaku.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Desember 2011 in Rohani

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: